Navbar

Tuesday, 1 April 2014

Ziarah ulama' Jogjakarta


Makam Sunan Pandan Aran
Bulan maret 2014, tepatnya hari Ahad, tanggal 30, PAC IPNU-IPPNU Kec. Dukun Kab Magelang, menyelenggarakan ziarah ke beberapa ulama’ di kawasan Jogjakarta. Ziarah ini di ikuti oleh 30 orang anggota PAC IPNU-IPPNU Kec Dukun. Diantara Ulama/auliya’ yang di ziarahi adalah:
1)      Makam Sunan Pandan Aran
2)      Makam Hj. Umrah Mahfudzoh
3)      Makam KH. Ali Maksum dan H. Tholhah Mansyur
4)      Makam Syeh Maulana Magribi
5)      Makam KH Nur Iman
6)      MakamKH Habib Ahmad Bafaqih
Perjalanan di mulai dari MTs Aswaja Dukun Pukul 08.30 WIB. Perjalan sempat terganggu dengan adanya pawai salah satu simpatisan parpol peserta pemilu 2014. Dengan rute perjalanan yang telah disepakati, ziarah tujuan pertama adalah di Makam Sunan Pandan Aran yang terletak di Sleman Jogjakarta pukul 09.30 waktu setempat.
Rute selanjutnya adalah makam Hj. Umrah Mahfudzoh yang berada di Tempel Sari, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Tiba dilokasi pukul 10.45 WIB. Hj Umrah Mahfudzoh adalah ketua IPPNU pertama yang ditetapkan  pada tahun 1955.

Perjalanan pun berlanjut, yang kami datanggi selanjutnya adalah makam Ketua IPNU pertama kali yaitu KH. Tholhah Mansyur yang berada di kawasan Dongkelan Jogjakarta. Ditempat tersebut tiba pukul 12.30 WIB. Sambil melepas lelah dalam perjalanan kami melaksanakan Sholat Zuhur di kawasan dan Makan Siang yang sudah panitia persiapkan.
Makam KH Ali Maksum

Jam 14.00 WIB tiba di makam Syeh Maulana Magribi yang berada di kawasan parangtritis, Bantul, Jogjakarta. Perjalanan ke lokasi yang cukup memerlukan banyak energi, karena kami harus menaiki tangga yang jumlahnya ratusan, akan tetapi sesekali terhibur dengan suara ombak pantai dan indahnya pemandangan pantai selatan jawa yang terkenal ini. Sambil melepas lelah karena perjalanan, setelah kami membaca tahlil dimakam acara dilanjutkan break materi tentang ke Aswajaan yang di sampaikan oleh Bpk. Matriyanto, M.Pd selama ± 60 menit.

Perjalan selanjutnya menuju makam KH. Nur Iman dan KH Habib Ahmad Bafaqih yang berada di kawasan kemusuh Sleman.